Event Komunitas Online

Kotekatalk-106: Berlayar bersama KM Umsini dari Jakarta ke Surabaya

08 September 2022 00:00:00 Diperbarui: 08 September 2022 02:55:30 660

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Kotekatalk-106: Berlayar bersama KM Umsini dari Jakarta ke Surabaya
Nenek moyangku orang pelaut, berlayar, yuk! (dok. Koteka)

Hi, everyone, apa kabar?

Masih sehat dan bahagia,  bukan.

Sabtu lalu, Komunitas Traveler Kompasiana sudah mengajak kalian menuju Korea Selatan. 

Mas Ony Jamhari, salah satu admin Koteka ternyata pernah 6 tahun bekerja di sana. Dari tahun 2009 - 2015 ia menjabat sebagai senior manager Solbridge International School of Business di Woosong University. 

Sebenarnya zaman itu mas Ony hanya mendapat kontrak satu tahun, tapi keenakan dan sampai berlanjut hingga 6 tahun. Pasti bisa ditebak dong, ada cewek kinclong Korsel yang berhasil dipanah hatinya sama mas Ony? Mereka pun sampai jalan-jalan ke Bali dan sekitarnya. Ih, romantis amat.

Dari sana terkuak budaya Korsel yang masih tipikal Asia. Di antaranya adalah masih kuatnya peran orang tua untuk menentukan jodoh anak-anaknya. Tidak mudah untuk mendapatkan anak gadis orang Korsel sedangkan prianya, biasanya banyak lho, yang menikah dengan orang asing. Pria masih dominan?

Cerita tentang kebiasaan lain adalah tidak banyak orang yang ingin memiliki anak. Akibatnya jumlah anak kecilnya sedikit di sana. Bagaimana, dong, nantinya? Siapa yang kuliah di Korsel? Siapa yang kerja di Korsel? Orang asing! 

Betul. Korsel sangat membuka diri pada dunia internasional. Jadi bagi kalian yang ingin kuliah di sana, bekerja di sana, jalannya lebar. 

Soal bahasa, negara akan menjamin kursus gratis di setiap penjuru. Heboh banget tapi susah juga sih, bahasanya.

Nggak heran kalau dengar banyak agen di Indonesia yang menjaring naker dari RI untuk memenuhi kebutuhan pabrik asli Korsel, khususnya yang elektronik. 

Untuk urusan jalan-jalan, mas Ony mengisahkan bahwa Korsel itu lebih kecil dari Jawa makanya 6 jam bisa disinggahi alias sehari saja. Kok, bisa? Lah iya, dong. Misalnya dari Incheon ke gate Korea yakni Seoul, lantas ke Soon wohn lalu Busan. 

Tapi ya itu, mas Ony menyarankan untuk tidak ke sana saat musin dingin karena nggak kuat, deh. Nggak heran waktu di sana, mas Ony selalu pulang kampung setiap bulan Oktober. 

Melalui video YouTube, mas Ony menyebut 25 wisata Korsel lain yang patut dikunjungi selain Seoul dan Busan, yakni Jeju Island, Jeonju, Jeung do sakt farm, Demiliterized Zone, Pyeongchang, Boseong, Uleung island, Chuncheon dan masih banyak lagi. 

Lebih dari itu, terpesona dengan negara drakor ini, mas Ony tetap ingin kembali ke tanah air yang kaya akan pulau dan keindahan pantainya yang "wow" pokoknya "wonderful Indonesia" banget dari Sabang sampai Merauke. Ini yang nggak ada di Korsel. Hangatnya matahari sepanjang tahun! Ditambah tentunya, kangen orang tua; back for good.

Korsel adalah juga negara yang menanamkan kerja keras dan kompetisi ketat karena di sana punya empat musim.

 Setiap orang harus terbiasa dengan pergantian musim dan menyesuaikan diri dengan alamnya. 

Selain itu apa-apa mahal, karena memang semua terbatas dan in rush. Ancama Korea Utara juga membuat mereka punya karakter keras.

Wah, wah beda dengan Indonesia ya... ada yang bahkan "alon-alon asal kelakon", biar lambat asal selamat. Berbahagialah tinggal di Indonesia, piknik ke negara lain tapi balik lagi ke sarang untuk menikmati surga dunia.

Ya, sudah, dari negara tetangga, mimin mau ajak kalian balik ke tanah air. Kali ini, admin Koteka mengundang admin Ladiesiana, Elisa Koraag, yang rajin ikut trip seluruh Indonesia termasuk trip-nya Komunitas Traveler Kompasiana. Mesra, kan? Koteka dan Ladiesiana memang kakak-adik yang baik, ibunya yang bijak; Kompasiana.

Mbak Elisa akan mengisahkan perjalanannya ikut Jokowi Berlayar dengan KM Umsini dari Tanjung Priok Jakarta. Karena lama, bagaimana rasanya tidur di dalam kapal? Kalau mandi dan ke toilet bagaimana? Nggak perlu nyemplung ke laut, kan? Kalau makan siapa yang masakin? Makanannya apa? Berapa bayarnya trip? Siapa saja yang ikut? Apa kejadian heboh yang tak terlupakan di kapal? Apakah kena mabuk laut?

Untuk tahu jawabannya, kami ajak kalian untuk rame-rame menghadiri zoom mingguan Koteka pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 10 September 2022
  • Pukul: 16.00 WIB Jakarta /11.00 CEST Berlin
  • Pendaftaran: bit.ly/kotekatalk106
  • Hadiah: Voucher Koteka

Kalian yang suka berlayar, kalian yang pengen tahu tentang Pelni dan jadwal layarnya ke mana saja, dan kalian yang aktif di komunitas di Kompasiana, silakan bergabung di seri "Wonderful Indonesia". Janji, ya.

"Ke Bogor jangan lupa ke istana. Di istana ada bunga Raflesia. Bersama Komunitas Traveler Kompasiana, kita bangkitkan pariwisata Indonesia." (Sandiaga Uno, Kotekatalk-83, 2 April 2022).

Jumpa Sabtu.

Salam Koteka. (GS)