Money

[Reportase] Kompal Seru Bareng di Webinar Nangkring Bank Indonesia

22 Juli 2020 09:33:57 Diperbarui: 22 Juli 2020 09:48:29 117

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
[Reportase] Kompal Seru Bareng di Webinar Nangkring Bank Indonesia
Dok. Tangkapan Layar Ardiba

Hari gini apa sih yang gak berkaitan dengan produk keuangan. Segala transaksi dari yang kecil-kecil sampa digitnya susah itu terkait dengan produk keuangan.  

Perkembangan era digital juga memunculkan berbagai produk keuangan digital, baik berbentuk QR Code ataupun berbagai macam kartu. Di masa pandemi covid 19 ini digitalisasi produk keuangan ini sangat membantu kita tetap dapat bertransaksi meski melakukan social distancing dan meminimlaisir memegang uang kartal yang sangat berisiko membawa virus. 

Tidak semua orang segera waspada setelah memegang uang cuci tangan dan menyemprot disinfektan atau bahkan mengambil tindakan sterilisasi denga sinar ultraviolet, bukan?.

Cari Tahu Peran Kita dalam Penggunaan Produk Keuangan dalam Stabilitas Makroprudensial

Eh, kamu tahu gak sih saat kita  memanfaatkan produk keuangan, kita dapat membantu stabilitas keuangan negara kita.  Loh kok bisa?, stt kukasih tahu ya, tapi janji bilang sama semua orang  bahwasanya semua produk keuangan beserta keterkaitannya merupakan cakupan dari Kebijakan Makroprudensial yang dijalankan oleh Bank Indonesia. 

Penggunaan produk keuangan dapat mendorong pertumbuhan dan pembangunan negara. Eits...tapi gak boleh sembarangan belanja ini itu tanpa perhitungan, pesan nenek moyang kita jangan sampe besar pasak daripada tiang itu masih berlaku. 

Masih ingat juga  kan  pepatah hemat pangkal kaya?.  Di masa kekinian, gak cukup hemat aja, musti cerdas dalam mengelola keuangan termasuk penggunaan produk keuangan. Keuangan itu harus  kudu dan wajib  dikelola dengan baik dan penuh kehati-hatian. Bukan cuma buat kepentingan pribadi kamu, keluargamu, orang-orang di sekitarmu tetapi juga buat bangsa dan negara ini.

Gimana caranya ?

Moon maap, pemahaman tentang ini minim banget.  He he bahkan Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia masih bikin kepala kami ngoter-ngoter  (Berputar-putar) nih. 

Ngomongin resesi emang ada kaitannya dengan Rey Seksi? , daripada makin nganar  (Tak tentu arah),  perlu cari tahu dengan ahlinya. 

Karena itu Kompasianer Palembang dengan gegap gempita, semangat membara mengikuti  Nangkring Webinar bersama Bank Indonesia yang mengusung tema "Manfaatkan Produk Keuangan, Makroprudensial Aman Terjaga" buat cari tahu bagaimana cara  untuk ikut  berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dengan cara yang mudah, aman dan nyaman.  

Acara yang berlangsung di Hari Selasa, Tanggal 21 Juli 2020, pukul 14.00 - 16.00 WIB via  Live YouTube Kompasiana.  Dibuka oleh host : Chyntia Octaviani.

Acara ini dimoderatori oleh   Nurulloh  (COO Kompasiana) dengan narasumber  Ita Rulina  (Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, Bank Indonesia) dan  Chicco Jerikho  (Aktor & Entrepreneur Cafe Filosofi Kopi) yang bikin gagal ngantuk meski beberapa awak kompal mengikuti webinar ini tetap sibuk dengan kegiatan di kantor dan di rumah.

Dari pantauan kompal, dari 500 peserta yang terdaftar di acara ini, setidaknya sekitar 340-an peserta yang hadir dari awal hingga akhir dan aktif berinteraksi, termasuk Kompal. 

Dari yang sempat terpantau saja ada Ubak Posma, Umek Elly, Mang Du, Mang Edi, Koh Deddy, Kak Etha, Bikcik Ika, Om Nduut Yayan, Arako, Bimo, Faridilla Ainun,Selvy,  Nindy, Nina, Herlya, Sandi, Grant, Rita Asmara, Rappi. Dokter Liese,  Paci, Deris, Agus, Uli Hape & Papi KYH, Ardiba, Nugie , Harpani, Dona, Diana, Nana Pink Traveller dan Kompal Muda Risqi, Villya, Didi Hadi, Ilham, Dea Monika, Rindi Antika dan Zakiah, dan masih ada yang lain yang malu-malu buat lapor ke kompal. He..he...

Mas Chicco  (biar keliatan akrab gitu)  berbagi pengalaman dan motivasi dia, selain sebagai aktor dia juga memiliki bisnis. Salah satunya usaha kedai kopi Filosofi Kopi di tahun 2015.  Salah satu motivasinya adalah membuka lapangan pekerjaan baru meski makin menjamur usaha kopi negeri ini.

Sumber : Twitter Deddy Huang
Sumber : Twitter Deddy Huang

Pandemi  covid 19 in ternyata berdampak  lho pada bisnisnya., bahkan penurunan  omzet hingga mencapai 90% .  Ia berupaya bertahan saat Saat ini di sektor F&B.banyak  yang menutup bisnis  atau setidaknya melaukan  efisiensi. 

Di sinilah tantangan bagi Chicco untuk menciptakan produk baru sesuai value dan mencari strategi lain agar tetap survive termasuk pemanfaatan produk digital dalam pemasaran produknya.

Makin monncer deh penjelasan mengenai makropridensial oleh Ibu ta Rulina. Diawali dengan  menjabarkan procyclical sistem keuangan kita.  Waduh, makanan jenis apa pula itu. Wait bukan, itu adalah sektor keuangan cenderung over optimistic saat boom dan over pesimistic saat bust. Wah ini bahaya dan risiko banget dalam stabilitas sistem keuangan kita. 

Ya sama kayak dirimu baper gitu, ini urusan duit senegara , bahayanya ya senegara. Makanya perlu  banget dari kita semua dalam pengelolaan keuangan baik dari perbankan, INKB, Korporasi, Infrastruktir keuangan, pasar keuangan termasuk rumah tangga. Karena keenamnya adalah eleman sistem keuangan yang saling berkaitan.

Jadi penasaran kan apakah aman berinvestasi di masa pandemi saat ini?. Oh tenang saja, sekarang kan  ada banyak produk keuangan yang aman: - obligasi, saham, reksadana, deposito, tabungan, dll. 

Apalagi saat ini infomasi mengenai produk-prosuk keuangan itu sangat  mudah sekali didapatkan. Tentu dibarengi dengan peningkatan kemampuan literasi produk keuangan untuk investasi kita.

Apalagi dampak beruntun pandemi covid 19 ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang  diperkirakan akan lama. bahkan dihantui dengan ancaman resesi. 

Penting bagi kita untuk menjamin adanya ketersidaan dana yang memadai di masa mendatang. Cara paling lama yang telah diajarkan dari zaman dulu kala adalah menabung. Era kekinian semakin mempermudah kita memilih produk tabungan yang paling sesuai dengan gaya hidup kita saat ini.

Catet Materi di Twitter dan IG Sekalian Ikut Lomba

Dasar kompal hiper aktif, sayang banget materi ciamik gini gak  dicatat. Daripada dicoret-coret di kertas dan malah bingung nanti carinya dimana ya dicatat di twitter, jadi mau baca oretan-oretan kompal materi kemarin ya sila di buka aja #MakroprudensialAmanTerjaga. 

He he ya nggak kompal aja yang ngetwit kok, terlihat banyak  juga Kompasianer yang aktif ngetwit,  termasuk Kompasianer Brebes (Kombes). 

Eh sampe sempet jadi tren ke-6 lho, hi hi gak penting amat yang diamati Kompal yak?. Penasaran aja sih,

TT Live Event Nangkring Kompasiana (Sumber : Deddy Huang @WAG Kompal))
TT Live Event Nangkring Kompasiana (Sumber : Deddy Huang @WAG Kompal))

Emang luar biasa deh kompasianer kalo ikutan webinar, totalitas banget yak...

Total Tweet (Dok. Deddy Huang)
Total Tweet (Dok. Deddy Huang)


Aktifitas Twit di Webinar BI 2 (Dok, Deddy Huang)
Aktifitas Twit di Webinar BI 2 (Dok, Deddy Huang)

Ya iyalah dapet ilmu, bisa dapet kesempatan hadiah yang bukan kaleng-kaleng pula. Acara seru kemaren Deddy  jadi pemenang lomba IG,  Nugi nyabet hadiah twitter, dan Dona jadi salah satu penanya terbaik. 

Pengumuman Deddy menang lomba IG (Dok. WAG Kompal)
Pengumuman Deddy menang lomba IG (Dok. WAG Kompal)

Pengumuman Nugie jadi salah satu pemenang lomba Twitter
Pengumuman Nugie jadi salah satu pemenang lomba Twitter

Pengumuman Ayuk Dona Sebagai Salah Satu Penanya Terbaik (Dok. WAG Kompal)
Pengumuman Ayuk Dona Sebagai Salah Satu Penanya Terbaik (Dok. WAG Kompal)

Kompal sih teman bahagia ikutan bahagia.

Nah, seru banget kan materi nangkring webinar bersama Bank Indonesia kali ini. Kompasiana memang selalu seru setiap penyelenggaraan acara baik offline maupun online. 

Makasih Kompasiana, makasaih juga buat teman-teman kompasianer dan mahasiswa yang kemarin seru-seruan bareng. Sampa ada yang dapet kenalan baru tuh. 

Salam Kompal Selalu.