Ramadan selalu menjadi periode dengan peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan: Permintaan produk makanan, fesyen muslim, hingga pengiriman paket melonjak tajam. Di balik peningkatan tersebut, digitalisasi memegang peran yang semakin sentral.
Digitalisasi bukan lagi soal kemudahan berbelanja semata, melainkan mesin penggerak efisiensi di sektor pendidikan, operasional industri, hingga membuka akses peluang baru bagi masyarakat di wilayah terpencil. Teknologi digital tidak hanya meningkatkan daya saing di era modern, tetapi juga mendorong inklusi ekonomi agar pertumbuhan tidak lagi terkonsentrasi di pusat kota, melainkan merata hingga ke ujung Nusantara.
Dan karena itu pula PT Primacom Interbuana (Primacom) hadir sebagai salah satu penyedia solusi komunikasi terpadu yang berfokus pada kebutuhan tersebut.
Sejak 1991, Primacom berpengalaman mengintegrasikan berbagai teknologi komunikasi untuk mendukung pemerataan jaringan dan infrastruktur komunikasi di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi satelit, kabel fiber optik, radio wireless, dan solusi terintegrasi lainnya, Primacom berkontribusi untuk membangun jaringan komunikasi yang luas hingga ke wilayah terpencil.
Primacom percaya bahwa jaringan komunikasi yang prima, adalah kunci untuk mempercepat digitalisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Berangkat dari komitmen tersebut, Primacom tidak hanya menghadirkan infrastruktur komunikasi, tetapi juga mengembangkan berbagai solusi digital, mulai dari CCTV berbasis AI, solusi IoT, data center, hingga layanan cloud, seluruhnya dirancang untuk membantu masyarakat di tengah laju digitalisasi.
Dengan solusi dari Primacom, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih prima. Terlebih, di tengah momentum Ramadan ini, digitalisasi dan infrastruktur jaringan yang mumpuni menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih merata.
Nah, Kompasianer, bagaimana pandangan kamu tentang urgensi perluasan digitalisasi saat ini? Sejauh mana perluasan digitalisasi dapat membuka lebih banyak peluang? Apa dampaknya jika akses digital tidak segera diperluas ke lebih banyak daerah?
Selain itu, seberapa besar peran penyedia layanan seperti Primacom dalam membuka peluang ekonomi yang lebih luas di masa depan?
Yuk, bagikan ide, gagasan, hingga opini kamu di Mystery Topic 1 Diari Ramadan 2026 X Primacom bertajuk "Saat Digitalisasi Membuka Lebih Banyak Kesempatan".
Akan ada total hadiah Rp2.500.000 untuk 5 artikel terbaik.
Untuk syarat dan ketentuan serta mekanismenya simak di bawah ini, ya:
SYARAT DAN KETENTUAN
Karya lomba ditayangkan di Kompasiana. Daftar di SINI jika belum memiliki akun Kompasiana. Jika sudah memiliki akun dipastikan sudah tervalidasi (Lihat Caranya).
Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang dilombakan di tempat lain.
Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana.
Setelah tayang, Tim Moderator akan memberlakukan kunci artikel pada artikel lomba Anda.
MEKANISME
Topik: Saat Digitalisasi Membuka Lebih Banyak Kesempatan
Kompasianer diminta untuk menuliskan ide, gagasan, atau opini yang berkaitan dengan topik.
Periode: Sabtu, 21 Februari 2026.
Tulisan minimal 500 kata dan tidak lebih dari 1.500 kata.
Peserta wajib mencantumkan keyword: Primacom.
Peserta wajib menyematkan link www.primacom.com ke dalam setiap kata kunci.
Peserta bisa menggunakan materi pada link berikut ini sebagai referensi.
Peserta wajib mengikut akun Instagram Primacom dan akun Instagram Kompasiana.
Peserta wajib mencantumkan label: primacom, blogcompetition (tanpa spasi), ramadan bercerita 2026, ramadan bercerita 2026 hari 4.
Karya pemenang dalam kompetisi ini akan menjadi milik Penyelenggara sepenuhnya untuk digunakan sebagai materi publikasi maupun promosi pada berbagai platform Primacom.
Penyelenggara berhak meminta untuk mengubah isi karya pemenang jika terdapat kekeliruan informasi dan data.
Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.