Event Komunitas Online

Ikut, Yuk, Sabtu Ini Kita ke Inggris lewat Zoom bersama KBRI London

16 Maret 2021 00:00:00 Diperbarui: 16 Maret 2021 04:28:50 159

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Ikut, Yuk, Sabtu Ini Kita ke Inggris lewat Zoom bersama KBRI London
dok.KOTEKAKOMPASIANA

Hallo, Kompasianer. Apa kabar semuanya?  Sehat dan bahagia, bukan?

Sabtu lalu, Koteka telah menjamu kalian lewat acara zoom yang menampilkan narasumber dari Dinas Pariwisata Purwakarta. Bapak Acep Yulimulya, S.Sos telah banyak berbagi informasi seputar wisata di sana. Termasuk informasi singkat dari Mira Habibah, sekretaris komunitas Warga Kota di Purwakarta yang menjadi inspirasi baru Koteka untuk mengadakan tur mini ke sana dalam waktu dekat. Semoga jadi, ya. Tunggu tanggal mainnya.

Setelah pemaparan mereka, nggak hanya waduk Jatiluhur saja yang kita kenal dari Purwakarta. Dua video Disporaparbud Purwakarta mendokumentasikan keindahan Purwakarta begitu mengharu-biru. 

Itu meyakinkan kita bahwa, "wow, wonderful Indonesia!" Indonesia itu benar-benar indah, lho, teman-teman. Yakin. Tak hanya alamnya saja, lihatlah karakter dan budaya warganya yang luar biasa luhur. Bangga rasanya jadi orang Indonesia, nih.

Nah, dari mengagumi Indonesia khususnya Purwakarta, kami ajak kalian untuk jalan-jalan ke luar negeri. Iya, selain supaya nggak kurang piknik (meski hanya virtual), kita akan menggali informasi terkini dari sebuah negara. Kali ini kami pilihkan Inggris. 

Apa yang kalian bayangkan, jika mendengar nama dari negara ini? Bahasa Inggris, kamus Bahasa Inggris, Ratu Elizabeth, Lady Dy, shortbread, fascinator, London eye, istana Buckingham, the Beatles, David Beckham atau ... Brexit!?

Brexit. Inggris telah secara resmi keluar dari EU dan sekaligus menjadi negara pertama yang meninggalkan Uni Eropa pada hari Jumat 31 Januari 2020. Hal itu mengakibatkan banyak bisnis ekspor-impor antara Inggris dan negara-negara Eropa terhambat. 

Tentu saja ini merugikan para pengusaha yang dahulu pernah dimudahkan dan jaya dalam menjalankan bisnisnya bersama mereka. Pada gilirannya, negara-negara EU mulai mengatasi dampak buruk Brexit. 

Jerman misalnya, mulai mandiri dalam memenuhi kebutuhannya yang biasa diekspor dari Inggris untuk diproduksi di dalam negeri, mengingat bea yang lebih mahal dan aturan serta formalitas yang rumit.

Bagaimana dengan negara kita? Dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa, apakah ini berpengaruh besar terhadap kerja sama Indonesia dengan Inggris? Apa saja keuntungan dan keburukan dari Brexit terhadap Indonesia?

Kedutaan Inggris sendiri telah membuka kantor di luar Jakarta guna merespons kebutuhan bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta. Negeri Ratu Elizabeth itu juga menilai bahwa masih ada banyak potensi dari provinsi-provinsi besar lainnya di Indonesia. Bagaimana perspektif Indonesia? Benarkah ini akan membawa keuntungan secara dua arah bagi kedua pihak?

Spesifik terkait hubungannya dengan Indonesia, Inggris berminat untuk terus bekerja sama dengan pihak Indonesia. Salah satu contohnya adalah perjanjian Uni Eropa tentang kayu legal. 

Apakah ini sebagai tanda baik bahwa Indonesia diuntungkan dari Brexit, sebab Inggris mulai menghilangkan ketergantungannya terhadap EU dalam sektor perdagangan dan mencari negara-negara potensial seperti Indonesia?

Dalam sektor ekonomi, sesuai dengan visi dan misi presiden Jokowi yang ingin memperluas investasi perdagangan di luar negeri, London menjadi tempat yang paling baik lantaran menempati peringkat salah satu tempat terbaik untuk melakukan bisnis dan merupakan ekonomi terbesar ke-6 di dunia. Bagaimana dengan kenyataannya selama ini? Apakah Indonesia surplus atau defisit?

Selain sektor perdagangan dan ekonomi, Inggris juga melihat potensi Indonesia di sektor pariwisata serta pendidikan. Selain semakin banyak turis Indonesia yang diharapkan akan tetap berminat mengunjungi sejumlah landmark kebanggaan seperti Big Ben, Istana Buckingham dan London Eye serta transportasi umum yang menjadi ciri khas seperti London cab dan London bus, diperkirakan masih banyak mahasiswa dari Indonesia yang bercita-cita menuntut ilmu sampai ke Inggris. 

Sebabnya, negara kerajaan itu memiliki 4 universitas terbaik di dunia, sehingga menjadi magnet bagi generasi muda Indonesia. Bagaimana gambaran konkritnya?

Adalah Duta Besar RI London, Bapak Dr. Desra Percaya, diplomat negara RI yang berkompeten dalam berbagi banyak hal tentang Brexit. Selain itu, info seputar situasi pandemi terkini juga akan sangat menarik untuk disimak dalam zoom kami, sebagai wawasan bagi para peserta. Ditambahkan, London adalah salah satu kota di dunia yang menarik untuk dikunjungi. Para traveler yang bergabung dalam Komunitas Traveler Kompasiana pastinya akan berbahagia diajak berfantasi ke ibukota negara Inggris tersebut.

Untuk itu Komunitas Traveler Kompasiana bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Inggris, Irlandia dan IMO serta International Office Universitas PGRI Semarang ingin mengundang kalian pada:

Hari/Tgl                      : Sabtu , 20 Maret 2021

Jam                               : 16:00 -- 17:00  WIB atau 10:00-11:00 Berlin atau 9.00-10.00 London

Lokasi                         : Zoom SGPP (School of Government and Public Policy) di Bogor.

Pendaftaran             : bit.ly/zoomingkoteka27

Giveaway                   : Merchandise Dejavato Semarang

Maka dari itu, lingkari kalender atau masukkan jadwal di dalam telepon pintar, setelah kalian mendaftar. Jumpa Sabtu.
Salam Koteka, dibawa ke mana saja, tiada gantinya. (AG)