Event Komunitas Online

Ikut Koteka Piknik Virtual ke Filipina, Yuk!

27 Juli 2021 00:00:00 Diperbarui: 27 Juli 2021 13:47:02 322

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Ikut Koteka Piknik Virtual ke Filipina, Yuk!
Sabtu ini kita ke Filipina (Dok.Koteka)

Hi, everyone.

Sabtu lalu Komunitas Traveler Kompasiana mengajak kalian ke Bulgaria. 

Ismi Novia Fidosheva mengajak kita jalan-jalan virtual di permata tersembunyi di Semenanjung Balkan ini. 

Jika kalian ingin ke sana, ingat pesannya ya, terbang sampai Sofia dan tinggal selama semalam atau paling banter dua hari lalu melanjutkan ke daerah-daerah lain yang indah.

Bulgaria adalah negara yang terkenal akan mawarnya. Dari semak belukar, rumah-rumah orang sampai ladang terhampar bunga berduri ini. 

Kebanyakan panen mawar dibuat air mawar, parfum dan kosmetik lainnya, walaupun bisa juga sebenarnya diolah sebagai teh dan campuran coklat. 

Kalian sudah pernah menyemprotkan parfum mawar ke tubuh atau mencicipi coklat mawar? Hmmmm .... 

Oh, iya. Yang mengejutkan menurut Ismi adalah penemuan artefak ratusan kerangka yang dikatakan sebagai vampir dengan tancapan logam di jantung. 

Ingat kan, vampir hanya bisa dibunuh dengan pisau atau logam yang menancap di dadanya? 

Hanya saja kita nggak tahu apakah ini ada hubungannya dengan cerita vampir di Rumania, negara tetangga Bulgaria atau tidak. 

Di Rumania sendiri ada sebuah vila yang disebut sebagai puri para vampir, yakni di Transylvania.

Dan masih banyak kisah menarik dari Bulgaria. Yang ketinggalan nanti tinggal cek di akun youtube Komunitas Traveler Kompasiana, ya? 

Sabtu ini, Koteka tak jenuh mengajak kalian untuk jalan-jalan ke luar negeri dalam satu jari lewat zoom. 

Yup, Mary Joy Calimbos (PNS di kota Pagadian) dan Rommel Ignacio (fotografer di Manila) akan bercerita banyak tentang negara tempat mereka dilahirkan. 

Tema yang diambil adalah "The Philippines: For God, the people, nature and the land" (Filipina: Untuk Tuhan, Rakyat, Alam dan Negara).

Negara tetangga kita ini menarik karena pernah menjadi jajahan Amerika dan generasinya menggunakan bahasa Inggris secara fasih. 

Lebih dari itu, pendidikan wajibnya sampai 13 tahun bukan hanya 9 tahun seperti Indonesia. Tenaga kerja mereka juga tersebar di seluruh penjuru dunia. Apa ya, rahasianya?

Filipina juga memiliki tarian tradisional Tinikling, tari bambu yang mirip dengan tari bambu di tanah air. Sedangkan kuliner yang menarik adalah halo-halo, ini bukan makanan selamat datang tapi snack pencuci mulut di musim panas yang mengandung nangka, kelapa, kacang, keladi, custard, santan kelapa, dan perahan es bersama es krim di atasnya. Wah, ngiler.

Walaupun Indonesia dan Filipina itu masih serumpun (bangsa Malay) sehingga ada beberapa kata yang mirip seperti sapatos (sepatu), Sabado (Sabtu), puti (putih), lima (lima), ako (aku), salamat (terima kasih) dan masih banyak lagi tetapi Kotekatalk kali ini akan menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris dengan terjemahan seperlunya. Ini bagus juga buat kalian yang ingin mengasah kemampuan bahasa internasional ini. Semangat!

Untuk itu kami undang kalian semua pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu/31 Juli 2021
  • Pukul: 16.00 WIB (Jakarta), 17.00 (Manila), 11.00 (Berlin)
  • Tempat: zoom meeting
  • Pendaftaran gratis: bit.ly/kotekatalk46
  • Hadiah: Kartu pos dari narasumber di Philipina

Baiklah, sudah nggak sabar untuk mengupas sekilas Philipina. Yang sudah pernah naik Jeepney, melihat baju Maria Clara untuk Pinay, perempuan Filipina yang terbuat dari batang kelapa dan baju tradisional laki-laki dari pelepah pisang atau nanas, Barong ... pasti makin gemes menanti hari Sabtu ini. 

Daftar ya, lalu kita meet up di Kotekatalk.

Jumpa Sabtu!

Koteka, dibawa ke mana saja, tiada gantinya. (AG)