Event Komunitas Online

Jalan-jalan Virtual ke Palembang Bareng Kompal, Yuk!

17 November 2021 00:00:00 Diperbarui: 22 November 2021 17:13:58 333

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Jalan-jalan Virtual ke Palembang Bareng Kompal, Yuk!
Kolaborasi Koteka dan Kompal dalam Kotekatalk62 (Dokumentasi Omnduut)

Hi, everyone, apa kabar semuanya?

Tetap sehat dan bahagia, kan?

Sabtu lalu, Komunitas Traveler Kompasiana sudah mengajak kalian untuk jalan-jalan Indonesia, iya, ke Raja Ampat. 

Mohon maaf jika cerita tentang Korsel hari itu terpaksa batal, ya. Namun, Mimin yakin bahwa kisah keindahan Indonesia dengan tema "Wonderful Indonesia" sangat menghibur dan semakin membuat kita semua pemilik negara kesatuan Republik Indonesia merasa bersyukur bahwa negara kita punya surga yang begitu indah.

Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata yang anti mainstream, inilah yang membuat Gana Stegmann salah satu admin Koteka jauh-jauh dari Jerman ke Indonesia bersama keluarganya untuk ke sana. 

Selain seperti berada di surga, wisata di sana tidak seramai di Bali atau tempat wisata lain yang banyak turisnya. Rasanya tenang dan damai. Hanya ada alam, segelintir manusia dan Tuhan. 

Keaslian alamnya pun masih terjaga, barangkali karena adanya PIN, izin masuk ke wilayah yang dilindungi tersebut. 

Ingat, 1 juta untuk WNA dan 500 ribu untuk WNI. Anak-anak di bawah 12 tahun waktu itu tahun 2019 masih gratis. 

Kartu yang berlaku satu tahun itu bisa menjadi kenang-kenangan manis. Oh, ya. Selain PIN, warga setempat juga tahu bahwa mencemari laut sekitarnya itu tidak betul, jadi harus dijaga bersama.

Acara yang paling menegangkan selama di sana adalah snorkeling, di mana terkuak sudah kekayaan bawah laut Indonesia di sana yang sangat indah, memukau mata. Nggak percaya? Selami lautan Arborek, Yenbuba, Friwen dan Friwen Wall. Untuk yang suka trekking, wayang menjadi satu tantangan yang harus dicoba. Kecantikannya luar biasa. 

Menatap batu pensil di Geo Park, memberi makan ikan hiu black finn, Piaynemo, pasir timbul, menginap di rumah beratap dan berdinding rumbai serta mengintip cendrawasih adalah hal lain yang nggak boleh dilewatkan selama di separuh surga Indonesia ini.

Ingin ke sana? Bikin grup! Supaya harga bisa ditekan, mengingat infrastruktur di sana tidak murah. Kalau gotong royong bisa hemat dan ramai-ramai bisa heboh. Ayo, nabung dulu.

Baiklah, dari Indonesia Timur, kita akan bertandang ke Indonesia bagian barat. Kali ini Koteka menggandeng Kompal alias Komunitas Palembang, Sumatra Selatan. 

Kompal adalah komunitas yang berdiri di Kompasiana sejak 26 Maret 2016. Adminnya adalah Elly Suryani. dokter Posma Siahaan, Dues K. Arbain, Kartika Lestari, Deddy Huang, Maria Margaretha dan Edi Susanto. Anggota di FB Kompal sudah mencapai 100 orang yang aktif di WAG sebanyak 66 orang. 

Kegiatan online Kompal banyak sebagaimana agenda, mulai dari webinar keamanan data perbankan, lomba puisi, kelas ngeblog itu asyik, kelas pelatihan membuat pempek, jalan-jalan santai, blog competition: ekspresi perempuan lewat hobi, challenge Kompal: jajan 10K dapat apa dan masih banyak lagi. 

Kegiatan offline Kompal biasanya dengan berkumpul di sekitar Palembang dan beberapa agenda lain. 

Sedangkan kegiatan talkshow bersama kali ini akan mengusung tema "Wonderful Indonesia: Palembang Kota Pempek." 

Palembang adalah ibu kota Sumatra Selatan. Aliran sungai Musi adalah keindahan yang menawan, di mana jembatan Ampera menjadi icon yang cantik di malam hari dengan kerlap-kerlip lampu berwarna-warni. 

Kuliner pempeknya pun sangat menggoyang lidah dan mendunia. Diaspora mana yang nggak bakalan kalap melihat pempek di atas piring saat menghadiri pesta diaspora lainnya atau sebuah malam Indonesia di negara tempat mereka merantau? Dijamin langsung lenyap seketika! Begitu dahsyatnya masakan Palembang ini.

Kompal ekstra mempersiapkan admin Dues K. Arbain dan salah satu anggotanya, Haryadi Yansyah alias Omnduut untuk mengupasnya.

Oh, ya. Pasti kalian sudah sering mendengar nama Kompasianer Dues K. Arbain aka Mangdu yang penulis dan juga bankir yang juga sering mengisi acara talk shows. Pria kelahiran Palembang 16 Januari 1968 itu menempuh pendidikan S1 di UNSRI Jurusan Manajemen. 

Selain aktif di beberapa komunitas, ia juga pecinta alam, motor vespa, gaple dan traveling. Pokoknya selalu penuh semangat dan berjiwa muda.

Narasumber kedua, Haryadi Yansyah alias Omnduut. Pemilik CV Omnduut ini menyukai fotografi dan networking. Urusan menulis bukan rahasia lagi karena sudah banyak buku yang dihasilkan seperti "Jungkir Balik Dunia Bankir" (Diva Press 2017), "Modal Ngeblog Bisa Sampai Yurop! (Diva Press 2020) dan banyak lagi antologi bersama teman-teman. 

Omnduut juga banyak mendapat penghargaan seperti juara juara 1 "Visit Britain Blogging Competition" tahun 2018 dan juara 1 "Air Asia Blogging Competition" tahun 2020.

Baiklah, catat acara seru ini akan diselenggarakan pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 20 November 2021 
  • Pukul: 16 WIB Jakarta/Palembang atau 10.00 CET Berlin
  • Pendaftaran: bit.ly/kotekatalk62
  • Hadiah: Merchandise Kompal

Buruan daftar ya, dan jumpa Sabtu. 

Komunitas Traveler Kompasiana, dibawa ke mana saja, tiada gantinya. (GS)