Event Komunitas Online

Mari Simak Situasi Pandemi di Denmark serta Sekilas Kopenhagen Sabtu Ini

23 November 2021 00:00:00 Diperbarui: 23 November 2021 16:03:42 357

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Mari Simak Situasi Pandemi di Denmark serta Sekilas Kopenhagen Sabtu Ini
Kita ke Kopenhagen Sabtu ini (dok.Koteka)

Hi, everyone. Apa kabar? Masih sehat dan bahagia?

Sabtu lalu, Komunitas Traveler Kompasiana (Koteka) bekerja sama dengan Kompasianer Palembang (Kompal) telah mengajak kalian jalan-jalan virtual ke Palembang.

Duo narsum dari Kompal; Mangdu (Dues K. Arbain) dan Omnduut (Haryadi Yansyah) telah banyak cerita tentang pernak-pernik Kompal dan Palembang.

Moderator hari itu ada dua; Muslifa Aseani  (ketua Koteka 2021) di Lombok dan Gana Stegmann (Kompasianer of the year 2021) di Jerman. 

Banyak pertanyaan yang telah terjawab. Yang utama tentu tentang bagaimana Kompal terbentuk. Senang sekali mendengar bagaimana komunitas ini memandang anggotanya, adminnya sebagai satu saudara. Bahkan Mangdu yang suka gaple itu memberi resep awet muda. usia boleh tua tapi semangat dan jiwanya selalu muda. Bisa?

Mangdu mengatakan bahwa Palembang bukan kota wisata tapi lebih sebagai kota bisnis, namun demikian banyak kekayaan alam, kecantikan kota yang mempesona seperti sungai Musi, jembatan Ampera, bukit barisan, titik wisata di Lahat dan pasar Cinde. 

Yang disebut terakhir itu banyak menjual barang antik. Oh, ya, berkaitan dengan penemuan barang kuno yang ada di sungai Musi menurut Mangdu sudah sejak dulu dibicarakan orang. 

Mangdu yang ikut Komunitas Vespa berharap bahwa suatu hari nanti kendaraan ini juga masuk sebagai ekonomi kreatif. Asyik juga keliling Palembang pakai vespa rame-rame. 

Lain lagi dengan Omnduut. Pria yang suka pakai topi dan keliling dunia itu memang jebolan teknik informatika tapi ternyata suka menulis. Nggak heran banyak buku yang dihasilkannya, termasuk juara ikut lomba ngeblog. 

Untuk rahasianya, selalu tekun dan nggak patah arang kalau kalah. Tentu saja mengetahui apa kesalahan yang dilakukan sehingga kalah dalam lomba adalah salah satu tipsnya. 

Sebagai anggota Kompal, ia membenarkan apa kata Mangdu. Persaudaraan di Kompal erat sekali. Bahkan nggak hanya antar anggotanya tapi juga anggota keluarga para anggotanya. Seru banget.

Omnduut juga suka mengumpulkan perangko dan kartu pos. Banyak sebenarnya ikon Palembang yang sudah ditampilkan di sana, namun ke depan memang harus ditingkatkan. 

Misalnya untuk yang 3 dimensi atau tempat wisata yang anti mainstream, selain pakaian adat, kain songket dan lainnya. Bisa saja sejarah dari Sriwijaya yang terkesan ditelan zaman bisa dimasukkan supaya generasi muda ingat lagi sehingga sejarah lestari. Setuju?

Baiklah, dari Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia, Koteka mengajak kalian untuk jalan-jalan ke Kopenhagen, Denmark. 

Tahukah kalian? Hubungan diplomatik Indonesia dengan Denmark sudah mencapai lebih dari 70 tahun. Ini sebuah prestasi yang membanggakan; bagaimana negara kita memelihara komunikasi dengan negara asing di kancah internasional. 

Masih ingat kunjungan Ratu Margrethe II ke Indonesia pada bulan Oktober 2015. Pada akhir November 2017, mantan Perdana Menteri Denmark, Lars Lkke Rasmussen, memperkuat hubungan kedua negara dengan berkunjung ke Indonesia. 

Saat itulah ditandatangani Rencana Aksi (Plan of Action) 2017 -- 2020 yang menjadi dasar kerja sama kedua negara yang mencakup seluruh sektor, yaitu politik, keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. 

Bagaimana hubungan kedua negara selama masa pandemi? Bagaimana situasi pandemi di Denmark dan Lithuania?

Untuk menjawabnya, Komunitas Traveler Kompasiana bekerja sama dengan KBRI Kopenhagen, menggandeng Jurusan Keperawatan Blora Poltekkes Semarang mempersembahkan talkshow "Situasi Pandemi di Denmark dan Lithuania dan Sekilas Kopenhagen."

Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Semarang, Bapak Suharto, MN akan menyambut ibu dubes LBBP RI Kopenhagen H.E. Dewi Savitri Wahab, MBA yang akan menjadi narasumber talk show pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 27 November 2021
  • Pukul: 16 WIB (Jakarta)/ 10.00 CET Kopenhagen/Berlin
  • Pendaftaran gratis: bit.ly/kotekatalk63
  • Hadiah: Kartu pos

Ya, udah, jangan lupa daftar dan hadir tepat waktu. Jumpa Sabtu! Bagi yang nggak sempat hadir karena ada Kompasianival, jangan khawatir, ada rekamannya, kok. Kami akan upload di youtube Komunitas Traveler Kompasiana.

Koteka-Komunitas Traveler Kompasiana, dibawa ke mana saja, tiada gantinya.(GS)