Event Komunitas Online

Ayo, Ikuti Kotekatalk-69 Membahas Brunei Darusssalam

26 Desember 2021 15:30:00 Diperbarui: 28 Desember 2021 04:15:21 623

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Ayo, Ikuti Kotekatalk-69 Membahas Brunei Darusssalam
Koteka membahas  Brunei di tahun baru (Dokumentasi Koteka)

Hallo, everyone.

Apa kabar? Tetap sehat dan bahagia, kan.

Sabtu lalu, Komunitas Traveler Kompasiana sudah mengajak kalian mengintip kamar karantina di hotel selama 10 hari yang dialami admin Koteka Gana Stegmann.

Kamar di hotel bintang tiga seharga Rp 9.799.000 dengan rincian 9 malam menginap, 3 kali makan, 2 kali PCR, 5 potong laundry per hari itu dianggapnya memberatkan karena di Jerman tidak seperti di tanah air. 

Karantina yang ada di negeri Mercedes itu dilakukan di rumah saja. Dengan atau tanpa gejala. Rakyat tidak perlu merasa terbebani.

Sedangkan menurutnya, pengkastaan karantina Indonesia sebaiknya disamakan karena ada yang boleh di rumah, di wisma dan harus di hotel membuatnya merasa dibedakan. Ia mengusulkan bahwa warga juga boleh di rumah saja jika memiliki KTP dan atau tempat tinggal di Indonesia,  oleh menginap di hotel jika mau tapi tidak dipaksa. Jerman sangat menghargai HAM. Kata Gana, "Mengapa di Indonesia suara rakyat tidak didengar. Diaspora yang pulang ke tanah air tidak melulu dari belanja atau tamasya."

Moderator Ony juga menambahkan bahwa Thailand juga melakukan karantina warganya di hotel.

Selain itu, ada tip bagi diaspora untuk memesan hotel jauh-jauh hari sebelum bertolak. Meskipun jumlah daftar rekomendasi dari PHRI banyak, tidak semudah yang diperkirakan. Tingkat occupancy tinggi membuat kamar full booked. Khususnya hotel yang paling murah (bintang 2-3).

Selama di kamar karantina tidak boleh jalan-jalan. Pintu akan mengeluarkan alarm jika dibuka dan Gana memakai gelang khusus dari hotel sebagai tanda peserta karantina. 

PCR kedua dilakukan di hotel oleh petugas kesehatan disaksikan petugas kesehatan dan dari hotel. Seorang tentara memotret jalannya PCR.

Baiklah, dari kamar karantina, Koteka mengajak kalian ke negeri tetangga, Brunei Darussalam: the abode of peace. Negeri kota kerajaan yang berbatasan dengan Makaysia dan Indonesia.

Adalah Edrida Pulungan, M.HI., M.SI. ASN Future Leader 2020 itu akan mengisahkan acara jalan-jalan ke sana. Tempat  wisata apa yang bisa dikunjungi? Apa saja makanan khas Brunei yang bisa disantap? Apa saja yang dilakukannya selama di sana? Bagaimana gambaran budaya Brunei dan karakter warganya? Apakah bahasanya mirip Bahasa Indonesia dan mudah dipahami?

Untuk mengetahui lebih jauh tentang jawabannya, kami undang kalian untuk hadir pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 1 Januari 2022
  • Pukul: 16.00 WIB/ 10.00 CET Jerman
  • Giveaway:  Rp 50 K

Jangan lupa  cek link zoom di medsos Koteka dan atau Whatsapp Group dan Telegram Koteka. 

Selamat natal dan tahun baru.

Jumpa Sabtu (GS).