Event Komunitas Online

Sabtu Nanti Kita ke Karimunjava, The Caribbean Van Java

24 Februari 2022 00:00:00 Diperbarui: 25 Februari 2022 06:34:21 430

Hari

Jam

Menit

Detik

Sudah Berakhir
Sabtu Nanti Kita ke Karimunjava, The Caribbean Van Java
The Carribean van Java (Dokumentasi Koteka)

Hi, everyone, apa kabar?

Masih sehat dan bahagia?

Sabtu lalu Komunitas Traveler Kompasiana bekerjasama dengan KBRI Harare, telah menerima kehadiran bapak Dubes luar biasa dan berkuasa penuh RI untuk Zimbabwe dan Zambia, H.E. Dewa Made J. Sastrawan. Kesempatan kali itu adalah kedua kalinya.

Sebelum bercerita seputar situasi varian Omicron, bapak Dubes menceritakan bagaimana beliau mengajak menteri transportasi untuk datang ke negeri kita. 

Negeri kita memang dikenal sebagai negara berkembang, sehingga menteri dan rombongan kaget melihat banyak gedung tinggi di Jakarta. 

Pertanyaan, seperti apakah Indonesia memiliki pabrik kereta api sendiri, juga membuat mereka semakin bangga akan kemajuan tanah air kita? 

Image negara berkembang ternyata bisa maju. Bapak Dubes juga memperkenalkan Gojek yang termasuk UMKM yang berhasil dan dikenal masyarakat. 

Hal itu pak Dubes lakukan mengingat potensi Zimbabwe yang di kelilingi negara tetangga. Sehingga diharapkan perkeretaapian Indonesia mampu menginspirasi, supaya Zimbabwe makin melengkapi infrastrukturnya. Begitu pula dengan transportasi motor, gojek. 

Seperti kita ketahui sampai hari ini, masyarakat Zimbabwe dan Zambia masih mengandalkan sepeda sebagai alat transportasi selain transportasi umum, bus yang ada. 

Namun ternyata minat masyarakat dan pemerintahannya kurang. Takutnya jatuh, takutnya banyak kecelakaan motor dan memang motor lebih mahal dibanding sepeda. 

Apakah ini bisa dijangkau masyarakat awam negara yang pernah inflasi hingga membuat pecahan milyaran?

Tak heran jika ada cerita seorang guru yang harus 40 km menuju sekolah karena tidak ada transportasi umum, dihadiahi sepeda oleh pemda untuk mengemban tugasnya dengan baik. Jadi, sepeda memang masih tren sampai hari ini. 

Ditambahkan beliau, image wanita Zimbabwe digambarkan "Ibu menggendong anak di belakang dan membawa cangkul", sedangkan bapak ke pasar atau bekerja. Profil itu mudah didapatkan dalam obyek foto atau lukisan.

Di lain sisi, banyak warganya yang mengembangkan lodging, karena turis tahu hotel mahal tarifnya. Apalagi tinggal bersama warga memang lebih hidup. 

Tentang Omicron, bapak Dubes menggambarkan bagaimana varian itu diumumkan presidennya tapi berharap bahwa informasi tersebut tidak menimbulkan kepanikan. 

Masyarakat yang belum divaksin disarankan untuk segera menjadwalkan vaksinasi. Vaksin dikatakan aman dan mampu menyelamatkan jiwa manusia dari ancaman virus Covid-19 dan variannya. Setidaknya 2,8 juta dari 10 juta target orang, sudah mendapatkan vaksin. 

Memang banyak negara yang melarang kedatangan orang yang sebelumnya berada di negara Afrika seperti Zimbabwe. 

Di Indonesia sendiri, selain menyertakan PCR negatif dan sudah divaksin, pendatang dari sana harus karantina 14 hari demi mengekang virus varian Omicron itu. 

Sebelum Kotekatalk-76 diakhiri, diputar video singkat tentang 10 destinasi Zambia yang direkomendasikan. Sengaja wisata Zimbabwe tidak dibagikan karena sudah ditayangkan setahun yang lalu. 

Zimbabwe dan Zambia tidak melarang siapapun untuk datang berkunjung, hanya saja saran pak Dubes ialah datang jangan pada musim hujan. 

Untuk kuliner, bisa mencoba resto Cina atau resto lokal yang menggoyang lidah. Musim dingin di kedua negara sama dengan musim panas di Eropa. 

Jadi, jangan lupa bawa jaket yang agak tebal untuk melindungi  badan dari hawa. Namun menurut bapak Dubes, nggak perlu pakai thermal undershirt/underwear.

Baiklah, dari Afrika, kami ajak kalian kembali ke nusantara. Kali ini ke pulau Jawa.

Salah satu admin Koteka, Diaz Jose Dizzman akan membagikan kisah perjalanannya di Karimunjawa atau dijuluki Karimunjava, The Carribean Van Java. Keindahannya tak kalah dengan karibik, lho! Nggak percaya? 

Simak saja bagaimana pasir putihnya lembut meraba, jernihnya air lautnya yang memanjakan mata, ikan-ikannya sangat berwarna bikin gemes.

Selain itu, hiu black finn yang ngeri-ngeri sedap, juga bisa dilihat di sana. Koralnya juga keren. Makanya, jangan lupa snorkeling atau diving selain jalan-jalan di pantai, ya.

Untuk tahu lebih jauh, kami undang kalian untuk hadir pada:

  • Hari/tanggal: Sabtu, 26 Februari 2022.
  • Pukul: 16.00 WIB Jakarta / 10.00 CET Berlin.
  • Pendaftaran gratis: bit.ly/kotekatalk77
  • Hadiah: Voucher Koteka

Daftar ya, dan masukkan tanggal dalam kalender supaya nggak lupa.

Jumpa Sabtu.

Salam Koteka. (GS)